Belajar dan Mengajar
TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
TENTANG
BELAJAR DAN MENGAJAR

OLEH:
R. ADELIA GUSWITA
1620193
DOSEN PENGAMPU: YESSI RIFMASARI, M.Pd
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP)
ADZKIA PADANG
2019
A.
Belajar
Dan Mengajar
1. Konsep
Belajar
Menurut R.Gagne (1989), belajar
dapat didefenisikan sebagai suatu proses dimana suatu organism berubah
perilakunya sebagai akibat pengalaman. Belajar dan mengajar merupakan dua
konsep yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dua konsep ini menjadi
terpadu dalam satu kegiatan dimana terjadi interaksi antara guru dengan siswa, serta siswa dengan
siswa pada saat pembelajaran berlangsung.
Bagi Gagne, belajar dimaknai
sebagai suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan,
kebiasaan, dan tingkah laku.
Adapun menurut E.R. Hilgard (1962),
belajar adalah suatu perubahan kegiatan reaksi terhadap lingkungan. Perubahan
kegiatan yang dimaksud mencakup pengetahuan, kecakapan, tingkah laku, dan ini
diperoleh melalui latihan ( pengalaman ).
Dari beberapa pengertian belajar di
atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar adalah suatu aktivitas yang
dilakukan seseorang dengan sengaja dalam keadaan sadar untuk memperoleh suatu
konsep, pemahaman, atau pengetahuan baru sehingga memungkinkan seseorang
terjadinya perubahan perilaku yang relatif tetap baik dalam berpikir, merasa,
maupun dalam bertindak.
2. Konsep
Mengajar
Mengajar adalah sebuah cara dan
sebuah proses hubungan timbal balik
antara guru dengan siswa yang sama sama aktif melakukan kegiatan. Mengajar
adalah perbuatan yang dilakukan oleh seorang (guru) dengan tujuan membantu dan
memudahkan orang lain (siswa) untuk melakukan kegiatan belajar.
B.
Prinsip
Belajar Dan Mengajar
1. Prinsip
Kesiapan.
Proses belajar di pengaruhi kesiapan
peserta didik, yang dimaksud dengan kesiapan atau readiness ialah kondisi
individu yang memungkinkan ia dapat belajar.
Berdasarkan dengan prinsip kesiapan
ini dapat dikemukakan hal hal sebagai berikut:
a. Seorang
individu akan dapat belajar dengan sebaik baiknya bila tugas tugas yang di
berikan kepadanya erat hubungannya dengan kemampuan, minat, dan latar
belakangnya.
b. Kesiapan
untuk belajar mencerminkan jenis dan taraf kesiapan, misalnya dua orang peserta
didik yang memiliki kecerdasan yang sama mungkin amat berbeda dalam pola
kemampuan mentalnya.
c. Bahan
bahan, kegiatan dan tugas sebagiannya divariasikan sesuai dengan faktor kesiapan
kognitif, afektif, dan psikomotor dari berbagai individu.
2. Prinsip
Motivasi ( Motivation)
a. Motivasi
bertambah bila para pelajar memiliki alas an untuk percaya bahwa sebagian besar
dari kebutuhannya dapat dipenuhi.
b. Kajian
dan penguatan guru, orang tua dan teman seusia berpengaruh terhadap motivasi
dan perilaku.
c. Proses
belajar dan kegiatan yang dikaitkan kepada minat pelajar saat itu dapat
mempertinggi motivasi.
C.
Keterampilan
Keterampilan Mengajar
Jenis-jenis
keterampilan mengajar terbatas, mempunyai rentangan dari yang sederhana sampai
yang kompleks, dari yang mengimplementasikan guru sebagai pusat keaktifan
sampai kepada penciptaan situasi yang memberi kesempatan kepada siswa untuk
melakukan kegiatan secara optimal. Jenis–jenis keterampilan mengajar tersebut
meliputi:
1.
Keterampilan Bertanya (Dasar dan Lanjutan)
2.
Keterampilan Memberi Penguatan
3.
Keterampilan Mengadakan Variasi
4.
Keterampilan Menjelaskan
5.
Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
6.
Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil
D.
Tujuan
Keterampilan Mengajar
Dalam
pembelajaran di sekolah dasar keterampilan mengajar sangat penting. Karena
dengan adanya keterampilan mengajar seseorang pendidik akan tahu apa apa saja
kegiatan yang akan dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung.
Tujuan keterampilan mengajar,
antara lain:
1. Untuk
keberhasilan pendidik dalam proses pembelajaran.
2. Untuk
menjadi pendidik yang professional.
3. Keterampilan
dasar mengajar dapat diambil dari berbagai
sumber dimana bahan ini digunakan untuk para peserta didik yang
melakukan praktik mengajar di sekolah sebelum bekerja sepenuhnya sebagai
seorang pengajar.
E.
Macam
Macam Keterampilan Mengajar
1
Keterampilan bertanya
2
Keterampilan memberikan
penguatan
3
Keterampilan
menjelaskan keterampilan membuka dan menutup pembelajaran
4
Keterampilan mengelola
kelas
DAFTAR PUSTAKA
Gagne dan Briggs. (1979). Principle
of instructional Design. USA: Holt and Winston.
Hilgard, Ernest R. (1962).
Introduction to psychology. New York: Harcourt Brace and World Inc.
Sequeira, A. H. 2012. Introduction
to Concep of Teaching and Learning. India: National Institute of Teachnology
Karnataka.
Nice post, membantu sekali, terutama bagi seoorang guru sangat dibutuhkan sebagai referensi. 👍👍
BalasHapusNice post.. Dengan penguasaan keterampilan yang baik bagi seorang pengajar maka akan menghasilkan manusia yang terampil.
BalasHapusBagus, ini sangat membantu untuk para pengajar dalam mengajar terutama buat para guru
BalasHapusIsi bagus, tp penulisannya lbh baik drapikan biat menarik
BalasHapus👍👍👍
BalasHapus👍👍
BalasHapusIlmunya sangat bermanfaat... Tambahkan gambarnya kalau bisa yah
BalasHapusBagaimana jika salah satu keterampilan itu tidak dilakukan?
BalasHapusMungkin kalau kita sebagai pendidik akan tidak kondusif dalam mengajarkan pembelajaran kepada siswa
HapusJelaskan tujuan dan manfaat dari pemberian variasi mengajar
BalasHapusAgar siswa dapat memahami pembelajaran yg baik dan dapat mengerti lagi, pada materi yg di sampaikan oleh guru
HapusTerima kasih sudah mau berbagi, Artikel nya sangat bermanfaat,
BalasHapusMateri yg bagus, ini akan bermanfaat bagi calon guru,
BalasHapus